Teknologi&Informasi

Welcome To My Blog

Tuesday, May 29, 2018

Konfigurasi Backup&Restore di Windows Server 2012

Assalamu'alaikum, Kali ini saya akan menjelaskan materi Backup dan Restore pada Windows Server 2012.

Backup dapat diartikan sebagai proses membuat salinan data sebagai cadangan saat terjadi kehilangan atau kerusakan data asli. Jadi jika kita nggak sengaja menghapus suatu data, kita masih punya salinan data yang terhapus tersebut karena kita sudah melakukan backup.

Sedangkan Restore adalah Pemulihan/Pengembalian data-data yang sebelumnya sudah di backup. Jadi setelah kita melakukan backup dan kita ingin data tersebut kembali, kita harus melakukan restore.

BACKUP

1. Pertama kita setting IP terlebih dahulu.Untuk Gateway dan DNS bisa disamakan dengan IP Address Server.Jangan lupa juga untuk memberikan nama pada Server mamang.

2. Selanjutnya kita masuk ke "Add Roles and Features" lalu Pilih Role-Based Installation lalu Next.
  • Server Selection biarkan Default.
  • Untuk Server Roles sobat bisa skip.
  • Dan di Features ini sobat install Windows Server Backup.
  • Selanjutnya Install Seperti biasa.

3. Setelah selesai, Buka Windows Server Backup pada menu Tools.

  • Buka Backup Schedule di Local Backup.

  • Langsung Next saja.
  • Untuk Backup Configuration pilih yang full saja karena itulah yang di rekomendasikan.
  • Untuk Specify Backup Time sobat bisa pilih more than once a day.Kalau sudah pilih waktunya dan Next.
  • Untuk Specify Destination type, pilih backup to shared network folder.
  • Untuk Location formatnya adalah \\NAMASERVERAGAN\backup lalu klik Next.
  • Nah, nantinya akan muncul Security.Masukkan User dan Password sobat.
  • Dan untuk Confirmation sobat bisa langsung Finish
  • Lalu Close saja.

4. Selanjutnya coba klik "Backup Once" untuk backup folder.
  • Pilih Different Options lalu Next.
  • Untuk Backup Configuration pilih Custom lalu Next.
  • Selanjutnya Add Items.
  • Pilih Folder yang sudah sobat buat tadi di C:
  • Kalau sudah langsung Next saja
  • Untuk Destinations Type pilih Remote Shared Folder, lalu Next.
  • Kemudian isi Location seperti yang tadi dan juga ubah Access Controll nya menjadi Inherit, lalu klik Next.
  • Untuk Confirmation langsung klik Backup dan tunggu hingga proses Backup-nya selesai.
  • Dan kita juga bisa lihat bahwa statusnya sudah Successfull.


RESTORE

1. Untuk restore kita coba hapus dulu folder data yang sudah kita buat tadi.

  • Selanjutnya pada tab Action, klik Recovery.
  • Nantinya akan muncul Recovery Wizard.Kemudian, pilih Backup stored on another location lalu klik Next.
  • Untuk Specify Location Type pilih remote shared folder lalu Next.
  • Selanjutnya masukkan Remote Foldernya yang backup tadi.
  • Untuk Backup Date langsung next saja.
  • Untuk select recovery type, pilih files and folders.Setelah itu klik Next.
  • Selanjutnya pilih Location dimana kita meletakkan folder yang ingin kita restore.
  • Untuk specify recovery options, pilih another location.Lalu pilih direkori lalu OK.
  • Selanjutnya klik Next.
  • Untuk Confirmation, langsung klik Recover saja.
  • Dan distatus deskripsi juga kita bisa lihat sudah Successfull untuk recover-nya.
  • Dan kita juga bisa lihat di Folder "data" yang saya sudah delete tadi sudah ada kembali.

Oke mungkin itu saja yang dapat Saya bagikan kali ini.Jika agan merasa bingung tentang Tutorial yang saya bagikan, agan bisa bertanya lewat kolom komentar. Semoga Bermanfaat dan selamat mencoba!
Share:

0 comments:

Post a Comment

Post

About Me

My photo
Bekasi Selatan, Jawa Barat, Indonesia
Perkenalkan nama saya Rizki Daffa Putra,saya lahir di Jakarta tanggal 20 Oktober 2001. Saya masih pelajar yang berusaha menjadi yang terbaik.saya bersekolah di SMKN1 Negeri Kota Bekasi.